Masih Perlukah Proposal Hidup?!

by Farouk Amsyari

 

Assalau’alaikum,Beijing..eh #SahabatSukses

Berani Sukses, Berani Gagal

Berani Sukses, Berani Gagal

!!

Masih bertemu di awal tahun. Secara awal tahun kan dibatasi sampe tanggal 10 tiap bulan (Emangnya tagihan listrik?! Hehe..) Saya yakin tidak ada seorangpun yang hidupnya jauh dari kesuksesan maupun jauh dari kebahagiaan. Berbagai cara kita upayakan untuk meraihnya. Mengikuti seminar, training motivasi, membaca berbagai buku, konsultasi ke beberapa pakar, dan sangat mungkin demi keberhasilan di hari kelak maka kita bersekolah lebih dari 12 tahun lamanya. Not only that, bahkan banyak diantara kita menuliskan target-target yang ingin diraih di tahun yang baru.

Sebagian menuliskan 100 target yang ingin diraihnya selama hidup, sebagian yang lain mencukupkan diri untuk menuliskan beberapa target yang fokus untuk diraih di tahun yang baru tersebut. Namun mengapa tidak sedikit diantara kita yang gagal memenuhi seluruh target yang ditulisnya? Apakah karena takdir? Ataukah mindset berpikir dan usaha yang dicurahkan belum mengerucut pada impian tersebut?

Saya jadi ingat 30 Desember kemarin seorang guru yang mengingatkan saya untuk selalu fokus dengan mengutip nasehat dari John C Maxwell: “Ketika hal yang kurang diprioritaskan menyita perhatian kita. Masalah besar akan muncul.”

Yap, meski beliau sibuk mengisi sedikitnya 100 event setiap tahun namun beliau tetap meluangkan diri untuk berbagi ilmu pada muridnya. Meski sekedar bertemu di ruang chatting tidak mengurangi kualitas ilmu yang pak Jamil Azzaini bagi. Beliau menyarankan agar kami menulis 10 target yang ingin diraih di tahun 2015. Mengapa hanya sepuluh, tidak 100?!

Alasan beliau sangat masuk akal sehingga tidak sanggup alam pikiran kami membantah, bahwa keberhasilan yang kelak kita raih akan didapat dengan mencurahkan 80% energi kita hanya kepada 20% saja dari impian yang kita tulis. Mirip dengan ilmu perbandingan dari Hukum Pareto.

Nah, jika #SahabatSukses pernah merasa sudah menulis proposal hidup namun kok belum efektif dan efisien mari kita evaluasi kembali. Tidak muluk-muluk. Saya merangkumnya jadi tiga tahap :

Pertama, cukup tulis 10 target utama yang ingin kita raih di tahun 2015 ini.

Kedua, lingkari dua target yang paling Anda prioritaskan untuk terwujud.

Ketiga, curahkan 80% energi, pikiran, waktu, dan mungkin juga dana Anda untuk meraih dua target tersebut.

Mudah, bukan?! ^_^

Lebih baik gagal karena mencoba daripada gagal karena tidak mencoba.

Iklan

16 thoughts on “Masih Perlukah Proposal Hidup?!

  1. Trisna Firmansyah berkata:

    mau dong Farouk Amsyari – Public Speaker ngisi motivasi pra-UN, MOS, PondokRomadhan, pas wisuda, training spiritual, istighosah, or tentang Tujuan Hidup d SMAN4Surabaya πŸ˜‰ πŸ˜‰

    apalagi kalo juga ngajari public speaking ^_^ πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s