Wanita Penghafal Qur’an dari Negeri Panda

hafidzah china (source : islampos.com)Foto muslimah anggun di atas sama sekali bukan pengabadian momen wisuda sebuah perguruan tinggi negeri. Tapi wanita-wanita di atas adalah wanita-wanita Cina yang baru saja diluluskan menjadi seorang hafidzah Al-Quran.

Seseorang yang hafal Quran selalu istimewa. Apalagi dari Cina. Mengapa dari Cina istimewa?

Wanita-wanita Cina yang telah mendapatkan predikat HAFIDZAH AL-QUR’AN melalui masa-masa sulit. Mereka tidak mampu berbicara Bahasa Arab secara FASIH karena logat bicara yang berbeda.

Akan tetapi mereka menunjukkan bahwa walaupun demikian, terbukti mereka mampu mendapat gelar Hafidzah-hafidzah Al-Qur’an, mendapat sanad, Ijazah dan diwisuda. Subhanallah.

Sebaliknya, lidah orang Indonesia itu sangat fleksibel, berbagai logat bahasa dengan sangat mudah untuk diikuti, akan tetapi sampai sekarang jumlah HAFIDZ dan HAFIDZAH di negeri ini terbatas sekali.

#SahabatSukses tentu sudah mengenal Block Mindset atau Gembok Mental. (Baca juga artikel 5 Gembok Mental, Menguak Tabir Alam Bawah Sadar) Yakni kondisi sabotase diri terhadap keberhasilan atau keputusan akibat kuatnya energi negatif dalam pikiran. Dan hal yang seperti ini seringkali muncul dan mempengaruhi lebih dari 65% aktifitas kita sehari-hari. Ada yang berupa dalih usia terlalu muda atau terlalu muda lantas kita pesimis pada suatu hal atau memulai sesuatu, meskipun sebenarnya kita tahu bahwa kita mampu meraihnya. Nah, dari artikel ini terdapat kombinasi beberapa gembok mental atau block mindset yang berhasil ditembus para Hafidzah Qur’an ini.

Pertama, block mental usia. Tak peduli bahwa mereka baru berapa tahun menjadi muslimah, yang besar kemungkinan kita yang dari Indonesia jelas sejak kecil memeluk Islam.

Kedua, block mental pendidikan. Karena minimnya akses ibadah dan edukasi terhadap Islam di negeri mereka tak menghalangi semangat mereka untuk menghafal Qur’an.

Ketiga, block mental gender. Dalam beberapa tradisi termasuk Tiongkok kuno umumnya hanya kaum lelaki yang boleh menuntut ilmu setinggi-tingginya. Namun mereka yakin bahwa menuntut ilmu merupaka kewajiban muslimah juga demi mendidik generasi penerus yang mereka lahirkan kelak.

Nah, semoga kita yang tinggal di Indonesia dengan banyak kemudahan juga segera mengejar prestasi seperti mereka. Wallahu’alam bi ash shawwab.

Hancurkan BLOCK MINDSET, Raih Prestasi, dan Salam Mindset Pemenang!!

photosource : http://www.islampos.com

Iklan

15 thoughts on “Wanita Penghafal Qur’an dari Negeri Panda

  1. Didik Hariyanto Anto berkata:

    saya yakin Farouk Amsyari bisa menjadi motivator dunia seperti Anthony Robbins, Robert T. Kiyosaki, Adam Khoo, Nick Vujicic, Merry Riana, Tung Desem Waringin, Mario Teguh, Jamil Azzaini, Garr Reynolds, Nancy Duarte, dll

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s