Self Employee Mindset

Menjalani karier sebagai profesional disuatu bidang seperti pembicara publik, motivator, penulis, pelawak, penyanyi, pengacara, dan sebagainya mungkin sangat menarik bagi sebagian orang. Jelas menjadi Self Employee tentu berbeda dari pekerjaan pada umumnya seperti seorang karyawan yang harus menjalani rutinitas kantor dari hari Senin sampai akhir pekan dari pagi hingga sore dengan gaji pasti dan tetap tiap bulan. Beruntung selama empat minggu ini telah empat pertemuan dengan komunitas ludruk di Surabaya. Sehingga apa yang saya presentasikan dan materi yang tercurah dapat diwujudkan dalam tulisan seperti kali ini.

Keunggulan Menjadi Self Employee tentu ada, diantaranya :

1. Mendapat salary (gaji) di atas rata-rata. Tengok saja seorang motivator bisnis seperti Bong Chandra dengan fee Rp 20 juta untuk dua jam presentasi. Penyanyi papan atas bisa digaji Rp 200 juta lebih untuk tiap perform di suatu event bergengsi.

2. Mudah dikenal publik. Banyak lahir seleb yang mendadak melejit namanya. Bnayak nama seleb yag mungkin 10 tahun yang lalu, atau 5 tahun lalu, bahkan setahun lalu belum dikenal publik justru kini jadi trending topic.

3. Bebas mengatur jadwal dan target pendapatan untuk diri sendiri.

Ada kelebihan maka tentu juga ada Kerugian Menjadi Self Employee, seperti :

1. Tidak ada sekolah atau pendidikan formal untuk menjadi expert. Mereka membangun dan membentuk karakter, integritas, maupun kredibilitas melalui kehidupan dan proses yang rumit serta tidak instan. Tak heran bagi seorang penyanyi tenar untuk selalu berlatih sampai 8 jam per hari meskipun tidak ada jadwal stage perform bulan tersebut. Bagi seorang penulis, maka ia akan terus mengasah kemampuan menulisnya, mengikuti kompetisi maupun seminar meskipun tahu hanya tulisannya yang bernilai jual sajalah yang akan dicetak oleh penerbit.

2. Tidak ada yang memberi dana pensiun. Jadi teramat sangat penting bagi seorang Self Employee untuk memiliki mindset yang tidak hanya berorientasi hari ini belanja apa, namun juga di hari esok ketika saya sudah semakin senior dan tidak ada tawaran perform lagi dari mana saja mencukupi kebutuhan hidup. Maka mulai dari kini seorang Self Employee sangat penting untuk pandai menabung dan berinvestasi.

3. Harus siap-siap dilupakan prestasinya kala berhenti berinovasi. Karena dunia kerja yang mereka jalani 10 kali lebih dinamis daripada dunia kntoran sebagai karyawan. Sehingga profesi semacam ini diperlukan mental “everyday is inovation”.

Sampai ketemu di postingan Farouk Amsyari berikutnya. Salam Mindset Pemenang !!Penyanyi satu contoh Self Employee

Pakar Mindset menjelaskan Self Employee Mindset pada Ludruk Community

Iklan

4 thoughts on “Self Employee Mindset

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s